Suara Kami Kalian Dengar, Kan?


Bumi pertiwi bercerita, mengenai letih serta duka. Wajahnya lesu. Sedikit kuintip mata hijaunya yang sekarang berubah merah. Luar biasa! Di dalamnya banyak yang beteriak. Uh, hanya dengan menyaksikan melalui saluran itu, hati saya ikut memilu, menangis, memaki, dan berteriak.


Malangnya nasib Bumi Pertiwi ini. Digembor batu bara bertubi-tubi. Bingung katanya, sudah berteriak namun tak berbalas. Jadi, tinggalah seperti ini, duduk bersila berbagi cerita denganku. Satu-satunya orang yang akan mendengarkannya, begitu katanya beberapa menit yang lalu.
Disana, suaranya lantang namun hatinya sesak. Bersama-sama dengan Rajawali seperjuangan, membuat suaranya lebih besar dengan harapan tuntutan yang dibuat terdengar hingga ke bagian nurani terdalam para PERWakilAN RAKYAT YANG TERHORMAT. Semangat Bumi Pertiwi ini membara, sebagai garuda terdepan atas suara mereka yang merasa diasingkan, tertindas, dan tidak diuntungkan.
Berdarah!! Hatiku dan logikaku bersatu menangis darah. Saat pemegang amanah rakyat tertawa menyindir. Yang mulia, tampung suara-suara kami. Libatkan kami di setiap pemutusan kebijakan-kebijakan. Agar kesedihan ini tidak terulang. Agar luka ini tidak kembali menggores. Agar 'demokrasi' menjadi kata terindah diantara kita. Agar benafas tidak sesak. Agar Bumi Pertiwi terus bercerita kisah indah selalu.


Awal Mula Jadi ARMY? Karna BTS Ganteng?



Halo, balik lagi di blog aku. Kali ini aku pingin cerita nih gimana sih aku bisa men-title diriku sebagai ARMY?

Kalau yang udah ngikutin blog ini dari jaman debut 2016 pasti tau dong kalau aku sering bikin review setiap BTS mulai ngeluarin album baru. Jadi itu emang udah rutinitas dan kewajiban pake ‘banget’ kalau setiap comeback aku akan nulis opini dan garis besarnya soal album itu menurut sudut pandangku. Jadi gimana sih awal mula aku jadi ARMY? Dan kenapa yakin banget untuk masuk fandom ini?

Jadi semuanya bermula tahun 2015, pas era HYYH pt.2 atau Run. Kenal mereka itu dari salah satu temenku SMA yang random bilang kalau ada boyband baru dan lagunya bagus (padahal tahun 2015 mereka udah 2 tahun debut wkwk). Jadi, aku mulai penasaran deh sama BTS ini. Langsung aja aku cek youtube dan nengok MV pertamaku, Run. Dan entah kenapa lagu mereka itu cocok banget di telingaku dan aku terus penasaran sama mereka. Selain itu karena mereka aliran hiphop jadi keliatan beda sama boyband-boyband yang lain, dimana waktu itu kebanyakan konsep boyband kayak semacam flower boys. Rasa interestku bertambah-tambah setelah nontonin MV nya dan tau beberapa lagunya. Setelah beberapa hari aku kenal BTS, tanpa babibu aku langsung claim diriku as an ARMY. Padahal waktu itu kalau ditanya member BTS siapa-siapa aja namnya aku gak tau wkwk.

Waktu itu untuk pertama kalinya aku suka boyband Korea bukan karena mereka ganteng atau dari look appearance mereka, tapi ya karna emang lagu mereka cocok banget ditelingaku dan konsep mereka bagus. Jujur, sebelum BTS aku emang beberapa kali stan boyband lainnya, aku udah tau K-pop dari tahun 2012 guys. Kok jadi kelihatan tua ya aku.

So, dulu tahun 2015 sebelum BTS terkenal kayak sekarang, berat banget cobaannya jadi ARMY. Udah kpopersnya dikit, ditambah pada udah punya fandom masing-masing yang berlainan dari aku. Jadi, aku susah banget mau hype soal BTS. Kalo BTS comeback atau apapun aku lebih sering hype sendiri dan seneng-seneng sendiri. Dulu, I’m the one who introducing BTS to my friends. Now, I guess BTS needs no introduction at all to be known. Sekarang aku bersyukur banget udah banyak yang tau soal bangtan, dan cari temen sesama ARMY jauh lebih enak.


Buat aku, BTS bukan cuman idol aja. Ketika aku lagi sedih atau down, dengan nonton mereka di youtube udah bisa balikin moodku. Mereka beda, lirik yang mereka ciptain saved some people. Aku seneng banget pas denger ARMY bisa sedikit lepas dari masalah-masalahnya karna BTS. Seneng lagi pas tau ARMY yang baik-baik banget bikin project untuk bantu sesama. Yaampun, bukan main deh bahagiannya.

Ayo dong bagi cerita kalian juga gimana bisa ngidolain seseorang gitu. I hope you meet your version of BTS.

Journal In A Year, MABA Edition



Jadi MaBa ngapain aja sih?!?!

Halo semua!

Seperti  yang udah aku bilang di postingan sebelumnya bahwa aku pingin buat postingan sendiri tentang apa yang aku lakuin setahun kebelakang ini sehingga jarang update di blog pribadi. Jadi, here we go…

Setahun kemarin banyak banget yang udah aku lakuin. Banyak juga pengalaman-pengalaman baru yang aku dapet setelah punya gelar resmi dengan title ‘mahasiswa’. Kalo ditanya orang-orang sekarang kelas berapa, dan langsung jawab kalo aku mahasiswa rasanya superior banget gitu. Ada sesuatu dalam kata mahasiswa yang buat aku bangga, walaupun kenyataannya aku bukan mahasiswa yang patut dibanggakan, atau lebih tepatnya belum.

Menjalani kehidupan setahun jadi maba, aku gak menemukan hal-hal yang terlalu berat seperti apa yang biasanya orang-orang katakan. Kecuali dapet kenalan orang-orang diluar kelas, masih agak susah kalo ini. Apalagi aku kuliah merantau, dan datang ke kota yang aku gak punya kenalan disana, kecuali ada beberapa keluarga.

Karna merasa gak punya kenalan akhirnya aku ikut salah satu UKM kampus, walaupun cuman bertahan satu semester aja dan jadi mahasiswa kupu-kupu lagi semester dua.  Tapi dari UKM tersebut akhirnya aku punya beberapa temen dari berbagai fakultas bahkan senior-senior juga. Dari UKM itu juga aku pernah ngunjungin setiap sudut kampusku, tau cerita-cerita rahasia yang gak semua penghuni kampus tau, tau konflik-konflik kampus, ngobrol-ngobrol sama presiden mahasiswa dan gubernur fakultas beserta staff yang bekerja dibelakangnya, pernah jadi bagian dari acara nasional, dan yang paling hebat dan menyedihkan aku pernah disidang rektor langsung haha. Bersyukur banget aku tuh bisa masuk UKM ini, walaupun karna ada masalah akhirnya aku udah gak aktif lagi disana.


Setelah dari sana aku lebih sering aktif di kepanitiaan jurusan karna aku pingin kenal sama banyak senior jurusanku, ya  walaupun belum kenal banget setidaknya sekarang aku udah merasa nyaman sama jurusanku sendiri. Tips buat maba, fokusin diri kalian di organisasi jurusan aja dulu, karna punya benteng di intern itu penting sebelum ke dunia kampus yang lebih luas. Selain itu, aku lebih sering habisin waktu bareng temen-temenku yang ada.

Selain kegiatan-kegiatan ini aku juga sibuk sama kuliah. Dari sinilah, karna udah merasa capek banget akhirnya selalu tertunda niat untuk nulisku di blog ini, bahkan aku juga vakum jadi freelance writer untuk salah satu web nasional.

Sekarang aku udah semester tiga, guys. Doanya semoga aku bisa seimbangin waktuku buat kuliah, kepanitian, organisasi, dan jadi freelance-writer lagi, ditambah aku punya niat buat cari part time. Kalo lama udah gak nulis, berasa banget kikuknya haha. Oh iya, segini dulu ya jurnalku, semoga postingan selanjutnya segera meluncur juga.